Minggu, 12 April 2020

Rumahku Surgaku (cerpen)

                                                                          Rumahku Surgaku

Penulis : Sri Hartati
Kelas X MIA 1 SMA . N .Pantai Labu

   Imbas dari wabah korona para pelajar dan sebagian besar karyawan di Indonesia di rumahkan, tak terkecuali pelajar di SMA . N .Pantai Labu. Wabah ini masuk ke Indonesia pada awal maret lalu tepatnya di Jakarta.
   Para siswa dirumahkan bukan hanya untuk bersantai-santai saja, namun melakukan proses pembelajaran di rumah. Lebih tepatnya kita sebut belajar "daring". Para guru memberikan tugas melalui goggle classroom ataupun melalui via WhatsApp.
   Selain mengerjakan tugas dari guru, kita juga dapat mengisi waktu luang dengan banyak hal seperti membersihkan rumah, belajar memasak, membaca ,menulis, membantu oramg tua dan banyak kegiatan positif lainnya.
   Ngomong- ngomong bagaimana pendapat kalian tentang keadaan Indonesia saat ini ditengah menghadapai wabah virus korona ini ? Dan bagimana cara mengatasinya ?
Menurut ku keadaan Indonesia saat ini sangatlah memprihatinkan, masyarakat sangat cemas, ketakutan, waswas, ekonomi menurun ditambah lagi korban akibat wabah tersebut terus saja berjatuhan.
Menurutku tidaklah sulit untuk mengatasi masalah ini. Hanya saja dibutuhkan kesadaran yang tinggi untuk menjaga kebersihan dari dan lingkungan,  kepercayaan dan kerjasama antara pemerintah dan masyarakat, kedisiplinan, saling bertoleransi satu sama lain, dan yang paling penting pola hidup bersih dan sehat.
Menurut kalian adakah hal positif dari wabah ini ?
Yapss benar sekali wabah ini  ternyata memiliki banyak hikmah lho. Beberapa hal positif yang dapat kita petik dari wabah ini adalah sebagai berikut.
1. Kita dapat lebih banyak meluangkan waktu bersama keluarga di rumah.
2. Keegoisan berkurang dan bahkan hilang, banyak orang yang turut serta memberikan donasi                               
    untuk mengatasi wabah ini, membantu sesama, serta menjaga orang lain agar tidak terpapar 
   virus tersebut.
3. Kita menjadi lebih peduli dengan kesehatan dan kebersihan.
4. Seluruh dunia bekerjasama untuk mengatasi wabah ini. Ini merupakan pertama kalinya terjadi
    kerjasama dalam skala global.
5. Kualitas udara membaik karena berkurangnya perjalanan menggunakan transportasi udara, 
    darat, dan laut seperti kendaraan bermotor, pesawat, dan kapal laut.
6. Kita dapat mengisi waktu luang dengan hobi kita seperti memasak, berkebun, membaca,
    menggambar, mendesain, menulis, dan banyak kegiatan positif lainnya.
7. Daya beli produk dalam negeri meningkat dan daya beli produk impor berkurang.
8. Hilangnya sifat komsumsi berlebihan dan sifat terlalu individualisme. Dan yang paling
   terpenting,
9. Semakin mendekatkan diri kepada Allah.
Ayo tetap dirumah dan menjaga orang lain agar tidak terpapar virus tersebut. Ada banyak hal positif yang bisa kita lakukan dirumah. Jaga orang tersayang dengan tetap di rumah.
RUMAHKU SURGAKU.

 Profil penulis :
  Sri hartati lahir di Paluh Sibaji, kecamatan Pantai Labu, Deli Serdang Sumatera Utara pada 7 oktober tahun 2004. Penulis meupakan putri dari bapak Alimansyah dan ibu Alinah. Penulis sangat bersyukur memiliki orang tua yang selalu memberikan motivasi kepadanya untuk meraih impian dan cita- citanya. Saat ini penulis sedang duduk di bangku SMA.N.1 Pantai Labu, lebih tepatnya di kelas X MIA 1. Ia pernah belajar di SD N. 104255 Paluh Sibaji dan SMP N. 1 Pantai Labu. Ia mempunya banyak pekerjaan yang di minati, namun cita-cita utamanya adalah menjadi dokter. Banyak hobi yang di tekuninya antara lain ; membaca, menulis, mengamabar, mendesain, memasak berkebun dan banyak hobi lainnnya.

0 komentar:

Posting Komentar